TRIBUNLAMPUNG.co.id-Berhubungan seks pada zaman modern sekarang ini tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang ’suci’ atau sakral lagi.
“Jika ada kesepakatan dari si pria dan wanita, terjadilah yang namanya hubungan badan,” kata Seksolog dan androlog Prof. Dr. dr. Wimpie Pangkahila Sp.And di sela workshop “Male Infertility” yang menjadi bagian Pertemuan Ilmiah Tahunan Persandi VI dan Perkumpulan Andrologi Indonesia (Pandi) XX yang berlangsung di Hotel Patra Jasa Semarang, Rabu (18/4/2012)
Kalangan remaja pada zaman sekarang, kata Wimpie yang juga Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) itu, menganggap seks pranikah bukan sesuatu yang menyimpang, dan cenderung mudah melakukan hubungan seks.
Kehamilan, lanjut dia, merupakan konsekuensi dari hubungan seks. Namun, para remaja yang melakukan seks pranikah itu cenderung menempuh jalan pintas jika terjadi kehamilan, yakni memutuskan melakukan aborsi.
Bahkan, Guru Besar Andrologi Universitas Udayana Bali itu menyebutkan kasus aborsi di Indonesia selama ini lebih tinggi daripada negara-negara lain di Asia, seperti Singapura dan Korea Selatan.(sehatnews.com)
“Jika ada kesepakatan dari si pria dan wanita, terjadilah yang namanya hubungan badan,” kata Seksolog dan androlog Prof. Dr. dr. Wimpie Pangkahila Sp.And di sela workshop “Male Infertility” yang menjadi bagian Pertemuan Ilmiah Tahunan Persandi VI dan Perkumpulan Andrologi Indonesia (Pandi) XX yang berlangsung di Hotel Patra Jasa Semarang, Rabu (18/4/2012)
Kalangan remaja pada zaman sekarang, kata Wimpie yang juga Ketua Umum Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) itu, menganggap seks pranikah bukan sesuatu yang menyimpang, dan cenderung mudah melakukan hubungan seks.
Kehamilan, lanjut dia, merupakan konsekuensi dari hubungan seks. Namun, para remaja yang melakukan seks pranikah itu cenderung menempuh jalan pintas jika terjadi kehamilan, yakni memutuskan melakukan aborsi.
Bahkan, Guru Besar Andrologi Universitas Udayana Bali itu menyebutkan kasus aborsi di Indonesia selama ini lebih tinggi daripada negara-negara lain di Asia, seperti Singapura dan Korea Selatan.(sehatnews.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar