BeritaUnik.net
– Semua penumpang harus melepas rok atau celana yang mereka kenakan
sebelum menaiki kereta bawah tanah di New York City, pada 10 Januari
2011. Hanya mengenakan baju lengkap dan celana dalam, mereka merayakan
festival tahunan ‘Berkereta Tanpa Celana’.
Seperti dikutip dari
laman Aol, sekitar 3.500 warga kota turut memeriahkan festival yang
telah memasuki tahun ke-10 ini. Selama menumpang kereta, mereka
menyimpan celana atau rok mereka di dalam tas.
Festival
ini bukan sekadar menantang rasa malu, tapi juga sergapan udara musim
dingin di kota itu. Meski tubuh tetap mengenakan jaket hangat dan syal,
kaki mereka tak tertutup pelindung apapun, kecuali sepatu.
“Ini
hanya untuk memecah situasi monoton selama musim dingin, saya rasa orang
butuh sedikit kegilaan,” kata Charlie Todd dari Improve Everywhere,
selaku penggagas acara kepada The Wall Street Journal.
Festival
ini tidak hanya berlangsung di New York City, tapi juga di 50 kota dari
24 negara bagian di Amerika Serikat, dari Meksiko hingga Boston. Ini
menjadi semacam kemeriahan massal yang selalu dinanti setiap musim
dingin.
Penyelenggara di Washington DC menegaskan bahwa ini bukan
festival telanjang yang berpotensi mengundang kekacauan. “Perlu dicatat
bahwa ini bukan festival atau kelompok telanjang, ini juga tak terkait
dengan kelompok-kelompok telanjang ‘nakal’.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar