Berita Unik. Saya baru saja baca buku karya Dwiaty Noer Sofian yang berjudul "The Miracle of Berpikir Positif".
Dalam buku itu dijelaskan kalo Pikiran memang begitu saja ada dalam
diri setiap manusia. Untuk memilikinya, tidak perlu repot-repot harus
Anda Install terlebih dahulu. Tentu saja, karena dalam pemasangannya,
kita tidak memperoleh petunjuk penggunaan sebagai pedoman dalam
mendayagunakan perangkat ini. Kita simak ya 6 karakter pikiran....
1. Memiliki Prioritas
Pikiran tak beda dengan gagasan.
Tapi apapun informasi yang masuk ke dalam otak kita, tidak sepenuhnya
diterima oleh otak lho.. pikiran menyaring semua informasi terlebih
dahulu yang dianggap penting untuk disimpan. Ketika Anda menonton sebuah
film, misalnya, apakah anda akan mengingat semua bagian atau adegan
dalam film tersebut? Tentu tidak. Anda hanya akan mengingat adegan yang
lucu, yang anda sukai atau adegan yang mengaduk-aduk emosi anda.
Informasi yang dianggap tidak penting, informasi tersebut cenderung akan
dibuang, diabaikan, atau tidak diingat kembali.
2. Berada di Masa Lalu
Karena peran "penyimpannya",
pikiran cenderung berorientasikan masa lalu. Tentu saja karena
memori-memori yang ada adalah produk masa lalu apakah itu masa kecil,
masa sekolah. Karena itu, jika ada informasi baru yang masuk, akan
dibandingkan dengan memori-memori yang telah ada.
3. Tidak Kenal Ruang dan Waktu
William James, seorang
psikolog dari Universitas Harvard, mengatakan, "Manusia dengan
pikirannya bisa menjelajahi setiap tempat di dunia ini dengan kecepatan
yang sama sekali tidak terduga. Hal itu menyebabkan aneka perasaan ada
dalam pikirannya"
Pikiran bisa
membawa anda ke masa lalu. Buktinya? Coba anda pikirkan kembali ketika
orang yang anda sayangi dulu memutuskan anda. Anda akan merasakan sakit
hati yang anda rasakan dulu.
4. Tidak Bisa Hilang Namun Dapat Diganti/Diubah
Anda pasti memiliki pengalaman
pahit di masa lalu. Sekuat apapun anda mencoba melupakannya, anda tak
akan pernah mampu melakukannya. Karena itu, banyak orang yang sulit
melupakan masa lalu yang biasanya terwujud dalam bentuk dendam atau
sakit hati yang teramat dalam.
Namun
bukan berarti ketika anda tidak menyukai seseorang karena dia
membosankan, anda akan terus memandang dia orang yang membosankan.
Karena, ketika suatu hari dia berubah menjadi orang yang pandai melucu,
anda akan langsung menganggap dia orang yang lucu.
5. Tidak Bisa Membedakan Kenyataan dan Khayalan
Ketika kita selesai menonton
film horror, anda pasti membayangkan sesosok hantu atau monster
menyeramkan yang akan menyergap anda ketika malam tiba atau hari sudaah
gelap. Karena itu, jika anda baru saja menonton filh horror dan saat itu
lampu di rumah anda mati, pasti akan langsung terbayang sesosok monster
yang seram siap menyerang anda seakan-akan monster itu benar-benar ada.
Bagi anda, bayangan sesosok hantu atau monster tersebut tampak nyata
meskipun anda tak pernah menyaksikannya dalam kehidupan nyata. Sekedar
info, orang yang terkena penyakit jiwa adalah orang yang terjebak dengan
pikirannya sendiri. Mereka tak bisa membedakan antara khayalan dan
kenyataan, karena itu mereka sering berhalusinasi.
6. Membangun Kenyataan Hidupnya yang Terakhir
Akal membangun pikiran diatas
pengalaman dan kenyataan terakhir. Maksudnya, kejadian dan kenyataan
terakhirlah yang akan diyakini akal sehingga penting sekali untuk selalu
memfokuskan akal anda pada kenyataan positif. Contoh, anda punya
seorang pacar yang baik. Ketika anda bertemu dengannya, dia memberikan
makanan hasil dari masakannya sendiri dan ternyata enak. Besok, hari
setelah besok anda akan mengingat semua kebaikannya/kelebihannya seperti
dia cantik, baik, wangi, karena anda juga mempunyai pikiran yang baik
juga terhadapnya bahwa dia pintar memasak. Tapi ketika anda mempunyai
janji dengannya dan dia tidak menepati, anda akan marah. Seketika anda
akan teringat juga akan kejelekan-kejelakan yang dia punya karena
pikiran anda sekarang sedang memberikan informasi yang buruk tentang
dia.
Wah... tak disangka ya pikiran kita cukup rumit juga... Karena itu, hati-hati terhadap bagaimana anda mengelola pikiran anda... :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar